PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menargetkan penambahan lebih dari 2.000 MW kapasitas listrik pada tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar untuk mendukung kemandirian energi nasional yang sejalan dengan agenda swasembada energi berkelanjutan Pemerintahan Prabowo–Gibran. Ketersediaan energi yang cukup dan andal menjadi pilar penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional yang semakin bergantung pada listrik.
Pencapaian Kapasitas pada 2024
Sepanjang 2024, PLN IP berhasil menambah 949 MW daya baru seiring beroperasinya beberapa infrastruktur kelistrikan utama, seperti:
- BMPP Nusantara 1 Ambon – 60 MW
- PLTGU Tambak Lorok Blok 3 – 779 MW
- PLTA Jatigede – 110 MW
Dengan tambahan tersebut, PLN IP kini memiliki daya mampu netto (DMN) lebih dari 19,5 GW, menjadi motor penggerak bagi semakin pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Proyeksi Pembangkit Baru di 2025
Di tahun 2025, PLN IP akan menghadirkan pembangkit baru yang sedang memasuki tahap sinkronisasi, antara lain:
- PLTU Jawa 9 dan 10 – 2 × 1.000 MW
- BMPP Nusantara 2 Kolaka – 60 MW
Tambahan kapasitas besar ini memperkuat keandalan sistem kelistrikan di berbagai wilayah, sekaligus menjawab peningkatan kebutuhan listrik nasional yang terus naik seiring berkembangnya industri, urbanisasi, dan digitalisasi.
Listrik sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
Direktur Utama PLN IP, Edwin Nugraha Putra, menegaskan bahwa listrik merupakan energi strategis yang langsung mempengaruhi produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kapasitas pembangkit bukan hanya memenuhi permintaan konsumsi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, mempercepat investasi industri, dan memperkuat daya saing nasional di era elektrifikasi.
Pengembangan EBT untuk Transisi Energi Berkelanjutan
PLN IP terus memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari agenda transisi energi, termasuk:
- Program cofiring biomassa di PLTU
- Optimalisasi green booster untuk menurunkan emisi
- Pengembangan proyek Hijaunesia dan Hydronesia, yang akan menambah 2,4 GWh kapasitas EBT hingga 2035
Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung target nasional net zero emission 2060 sekaligus menciptakan sistem kelistrikan yang lebih ramah lingkungan.
Komitmen Berkelanjutan untuk Keandalan Pasokan Listrik
PLN Indonesia Power menegaskan komitmennya untuk menyediakan suplai listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Melalui pembangunan pembangkit baru, optimalisasi operasi, serta percepatan pemanfaatan EBT, PLN IP terus memastikan kebutuhan kelistrikan Indonesia terpenuhi demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.









